1/8/13

Quality Time

Walaupun liburan dengan keluarga yang udah direncanain ke Bandung atau Jogja, eventually cuma jadi wacana, tapi gw ngerasa bersyukur jatuh bangunnya keluarga gak cuma dirasain satu atau dua orang anggota keluarga semua anggota turut merasakan suka dan dukanya. keluarga gw bener2 dibentuk Tuhan dengan dahsyat. Bapak dan Mama bener2 dibejek2 emosi nya sama anak2 mereka Ahh.. Kalo bukan Tuhan yang menguatkan, mungkin gw udah nganggep keluarga ini sebagai sampah hidup gw. atau kalo mereka jg gak kuat, mungkin gw udah gak dianggap.
Kami bukan keluarga yang selalu bahagia dan selalu sukacita, itu mimpi kami memang. Kadang kami memperoleh mimpi itu, tapi kadang ada mimpi yang gak kami ingini, tapi Tuhan ijinkan terjadi agar sebelum kami tidur, kami kembali mengingat kuasaNya. Itulah Tuhanku, Tuhan kami, yang selalu menegur dan mengangkat dengan caraNya yang ajaib.
Sekarang, aku masih diliputi keraguan untuk mengambil mata kuliah skripsi atau ngga. Namun, aku ditegur, aku cemas seakan2 menganggap kuasa Tuhan tidak lagi nyata. Ah, aku ini.
Tuhan, aku tahu Kau ada untukku. Kau ada untukku dan keluargaku.