11/10/14

(Akhirnya) Mengunjungi Curug Nangka, Bogor

Selama dua hari kemarin, saya me-recharge mood saya dengan "menghasut" beberapa teman ke tempat yang jauh dari ibukota. Puji Tuhan kesampaian.

Jadi, ceritanya hari Jumat saya benar2 udah di titik didih panas akan kehidupan rumah dan kota Jakarta. Bukannya tidak bersyukur utk kehidupan yang telah Tuhan sediakan, tapi adakalanya mood ini gabisa di-prediksi dan kadang malah stres sendiri. Penyebabnya tentu saya sudah tahu. Dan karna udah terlalu penat sendiri, saya mengajak teman2 gereja saya untuk pergi ke air terjun di Bogor bernama "Curug Nangka". Sebenernya, saya udah pernah hampir kesana beberapa bulan yang lalu bersama Ellis, ya hampir.....Kami tiba terlalu siang dan hujan turun, jadinya perjalanan ke poin terakhir ga bisa kami lanjutkan. Petugas penjaga atau semacam kuncennya menyuruh kami untuk segera turun karena akan bahaya jika meneruskan perjalanan. Kami patuh, kemudian turun. Dan benar, sebentar saja kami berbalik badan, hujan deras mengguyur. Maka kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan di lain waktu. Saya masih sangat penasaran gimana rasanya sampai disana. Nah, mumpung otak lagi random, yaudah deh saya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dan malah tadinya berniat sendiri kesana. Tapi kok, kalo dipikir2 saya belom siap untuk pertualang sendiri. HAHAHAH. Untungnya, biarpun mendadak bgt, (saya umumkan rencana saya jam 10 malam) ada Putri yang "murah" untuk menemani saya ke Curug Nangka.

Naik kereta api pkl. 6.30 pagi dari St. Tebet, kami tiba sejam berikutnya di St. Bogor. Perjalanan kami lanjutkan dengan menumpang angkot 02 yang menuju Mall BTM dan disusul angkot 03 yang melewati pemberhentian Curug Nangka. Ada 2 pos untuk masuk dan berbayar. Total tiket masuknya Rp. 15.500. Sekitar 30 menit saya dan Putri berjalan kaki santai menuju Curug Nangka. Jadi, ternyata ada 3 poin yang biasanya menjadi destinasi pengunjung, tapi saya cuma ingat Curug Nangka, karena namanya lumayan susah untuk lidah Batak saya :p

Sewaktu berjalan ke arah Curug Nangka, kami melewati sebuah track berair dan barbatu namun sangat eksotis :") Saya sangat suka suasana sepi, udara segar dan cahaya yang meresap lewat pepohonan yang kami lewati saat itu. Indah bangeeeetttt.. Kami pun harus lumayan hati-hati ketika melewati track tersebut karena batu2 besarnya ternyata kurang begitu stabil.

Turun dari angkot, menuju pos liket, ada beberapa spanduk serupa dipampang di depan vila2yang beroperasional :p Jangan coba2 yaaaaaa ;;)

Setelah pos pertama, menuju jalan berbatu dan menanjak, akan menemukan jalan yang sudah diaspal beserta pohon2 yang bikin kita berimajinasi sbg bagian dari keluarga "Cullen Twilight" -_-


Ini merupakan spot favorit saya selama perjalanan yang saya sebut tadi eksotis. Mong-omong, asyik juga loh utk photo-shoot prewed, karena cahayanya romantis bangett :3 <3


dilihat dari jauh udah cantik banget :'3


Cahayanya gak main2 cantiknya...



Akhirnya sampai di tujuan, CURUG NANGKA! XD

We challenged ourselves to take a natural shower... Brr.. It as more challenging than an ice bucket challenge!! We did it! xD

Putri took lotsa great pictures of me. She has a good sense of angle-ing :p She's been my fav photographer! :D




Nah, itu dia beberapa foto dari ratusan yang kami ambil. Hhahahah. Air dingin yang bikin kepala super adem jadi bagian terindahnya juga :D Aku puaaaaaasssssss :D Sebelum naik angkot 02 ke bogor, kami mengisi perut dulu di warung makan yang rasanya bener2 manjain lidah. Menu ampela, sayur singkong, kentang balado dan ikan tuna sambel bener2 maknyosss. Bumbu2 yang berani ala masakan Sunda bikin otak berenti mikirin kesusahan hidup dan sibuk nebak2 "ini ibu pake bumbu apa sih" hahahah. Ternyata Putri pun memikirkan hal yang sama. Setelah makan dan membayar Rp. 16.000, kami pn menyetop angkot dan cus balik menuju rumah! Hati senang, perut kenyang, otomatis di kereta dengan mata lumayan ngantuk kami berusaha utk tetap terjaga dna ngobrol, karena takut kelewatan dan jaga barang. Puji Tuhan sampai di rumah sore-sore adem dengan aman. Yang saya senang juga adalah keluar dari shelter busway di depan rumah, hujan baru turun. Jadi saya tak perlu "menikmati" hujan dengan mutung di tengah jalan karena basah2an, tapi dengan nyaman "ngulet" di atas tempat tiduuuur dan dibawah selimut... Bzzztttt :D