2/25/15

Pembina(an) Remaja

Saya sudah pernah cerita belum yah sebelumya kalau saya sekarang sedang aktif bergabung dengan pembina seksi remaja di gereja saya. Awalnya, saya hanya ingin survey untuk persiapan mengajar di sekolahnya si Nenet, sahabat saya (SMA Garuda Cendekia, Kemang) tapi, setelah bergumul dan berpikir matang-matang, saya menolak tawaran mengajar di SMA itu dan malah 'kecantol' di pelayanan pembinaan remaja gereja :D

Kok malah milih yang gak berbayar dibandingkan yang berbayar? Sebenarnya bukan perkara bayaran. Toh, upah pelayanan dengan hati yang sungguh-sungguh besar di sorga, kan? :p Bergabung dengan pembinaan remaja juga ngga gampang. Emang sih gak pake wawancara atau tes-tes lainnya, karena emang pelayanan ya modal hati yang taat dan komitmen, tapi itu malah lebih sulit.

Tahun lalu saya masih belum egitu pasti, tapi terhitung Januari 2015 (dalam nama Yesus) saya resmi bergabung dengan kakak-kakak pembina lainnya.

Rapat-Sermon-Rapat-Sermon-Makan-Makan-Bercanda-Bercanda-Bercanda
Yap, bergabung dengan kakak-kakak ini harus punya jiwa muda dan segar. Gak boleh kaku dan terlalu serius-serius banget. Hmm, bukan berarti kami gak bisa serius. Tapi, kbayang dong kalau di kantor udah puyeng, di rumah udah rebek, eh di gereja dan pelayanan malah makin tertekan... Gak bakal asyikk kan, makanya, ketika kami ngobrol dan rapat dan ngobrol dan ngobrol :p gak boleh baper-baper* banget kalau kata anak kekinian. (*bawa perasaan)

Aku sendiri gak gitu susah sih untuk bisa mingle dngan mereka, toh orang-orangnya udah kenal duluan sebelumnya. Masalah kepribadian, memang lumayan suit karena kebanyakan perempuan dan susah untuk berhenti mengeluarkan suara, hahahaha. Tapi, ya ini media belajara bersabar buat saya. Hahahaha. Overall, saya cukup semangat untuk mendampingi adik-adik ini dalam masa tumbuh kembang mereka. Lumayan juga cyin untuk persiapan empat sampai lima tahun mendatang :p

Berbagai target dan program (Tanggung jawab!!!)
Anyway, kami sudah rapat awal tahun dan menyusun berbagai acara untuk tahun 2015. Agak takut sih sebenernya karena aku sdang skripsian dan mesti selesai tahun ini juga, sementara program acara Remaja ternyata agak padat. Tapi, Puji Tuhan lewat saat teduh (terkhusus pagi tadi dari Ulangan 20:1) selalu menguatkanku. Tenang, Ngel, yang berperang bukan kamu, tapi Tuhan. Tenang, Ngel, jangan fokus sama masalah, tapi fokus sama yang "menyelesaikan" masalah. Amin. Semoga rencana-rencana tahun ini bisa berjalan dengan baik walaupun mata jasmani agak sulit untuk percaya.


Divisi Mading
Nah, setelah rapat itu, aku dan seorang kakak pembina bernama Kak Betty Simanjuntak mendapat bagian koordinator tim mading. Majalah dinding seksi remaja akan dirilis lagi! Yeay! Dulu, waktu aku remaja pun aku mendapt bagian mading. Sebenarnya ga bisa menggambar (padahal pengen banget bisa gambar)dan tulisan tangan ga gitu menarik, tapi aku senang menuangkan ide-ide untuk membuat rubrik atau menarik minat orang untuk sekadar mampir, melihat dan membaca. Untung-untung kalau bisa jadi berkat. Nah, nanti sore aku akan bertemu dengan kak Betty dan adik-adik yang berminat untuk bergabung untuk mengisi mading. Sekarang masih mikir apa kira-kira rubrik yang akan kami muat di mading perdana tahun ini. Udah ada yang kepikiran sih beberapa, tapi masih belom matang. Semoga nanti ide-ide bisa mengalir dan bisa menarik minat baca orang-orang :D

Have a good day!
-A