4/28/15

Didekasikan untuk #MaryJane

Sedih.. sesedih-sedihnya tiap ingat kisah yang menimpamu, Mary Jane.
Tapi sedihku tak akan berarti apa-apa bagi hidupmu.
Maaf atas perbuatan negaraku yang mencabut hidupmu dengan sia-sia. Maaf tak memberikanmu keadilan yang seadil-adilnya. Maaf aku tidak bisa berbuat apa-apa sebagai sesama manusia.
Paling cepat dua jam lagi kau akan meninggalkan kami. Aku tahu ada Bapa di sorga pasti sedang menantimu. Tetapi, andaikan saja Bapa di sorga mengijinkan sedikit keajaiban terjadi, aku ingin itu adalah pembatalan eksekusimu. Bukan yang lain.

Hatiku hancur mengetahui kisahmu.
Ada yang bilang aku dan teman-teman yang membelamu hanya bisa berkoar. Terserah mereka.
Aku percaya kamu hanyalah korban dari perbuatan keji para keparat. Kau begitu luar biasa. Tuhan ijinkan semua ini terjadi pada perempuan hebat seperti kamu.
Kamu kasihi kedua anakmu dan rela pergi ke negeri antah berantah untuk mereka, kan?
Kamu tidak takut dihukum mati karena memang kamu tidak melakukannya. Ck, kau begitu luar biasa. Mengapa rang-orang baik sepertimu harus bernasib sesial ini...Pahit benar.

Kau tahu Mary Jane? Kamu mengingatkanku pada sosok Juruselamat yang juga mati untuk penjahat seperti aku. Kamu adalah korban atas ketidakadilan. Kamu adalah korban dari kejahatan. Kamu adalah korban dari ketimpangan sosial. Kamu tidak selayaknya mendapatkan ini. Kiranya damai Allah menyertaimu. Tidur dalam tenang ya, Mary Jane. Seperti namamu, Mary yg berarti suci dan Jane seorang pembawa kabar baik. Kamu perempuan tidak berdosa yang menjadi saksi atas perbuatan baik. Hidupmu menjadi kekuatan bagiku secara pribadi untuk teruS berjuang dalam hidup, dan mengasihi tanpa batas. Maaf atas perbuatan negaraku terhadap hidupmu, saudaraku. Maaf. Terimakasih untuk kesaksian hidupmu. Tuhan mengasihimu...